Dulu roda dua, kini roda empat

Man Jadda Wa Jada, barangsiapa yang bersungguh-sungguh pasti berhasil

Kalau tidak salah di sekitar tahun 2012 saya pernah mengikuti training membuat Dreamboard yang diadakan upline. Disana saya memberanikan diri untuk membayangkan Impian yang ingin saya capai, salah satunya memiliki mobil impian. Saya YAKIN In Shaa Allah suatu saat nanti mobil impian tersebut akan kami miliki. Sampai pernah berafirmasi foto di mobil yang dipajang di mall hehehe.. #kesian

Mobil Impian

afirmasi

afirmasi ayah

Namun dalam perjalanannya tidak semudah yang dibayangkan, ternyata kami harus melewati banyak sekali hambatan. Tapi ya sudahlah yang penting kami tidak menyerah, kami lakukan apa yang bisa kami kerjakan dan anggap saja hambatan itu bumbu menuju kesuksesan. Dengan berbekal motor Honda Suprafit keluaran 2004 kami berdua siap menjemput rezeki keluarga kami. Suami yang bekerja di kantor dan saya yang mengerjakan Oriflame hanya dari rumah.

Yang namanya naik motor harus sudah siap segala kendala yang akan terjadi seperti kebanjiran, ban bocor, mogok, dll. Paling sedih kalau pas lagi bawa motor sendirian trus ban bocor atau mogok mau gak mau harus dorong sendiri hiks. Pernah waktu itu saya harus ikut workshop di Oriflame saya harus datang telat karena ban bocor dua-duanya, dan sering kali kehujanan dan harus melipir dipinggir jalan, yang tadinya pingin pulang cepat sampai rumah jadi terhambat karena menunggu hujan reda. Apalagi kalau musim banjir tiba, ehmm suami sudah siap serep busi, celana dilinting, tangan belepotan :D. Sedih ia, tapi mau bagaimana lagi dalam hati berdoa Ya Allah biarlah ini jadi cerita kami jika sukses nanti. Aamiin

siap menjemput rezeki

Suprafit

kebanjiran

ban bocor

kehujanan

Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan, tahun demi tahun, gak terasa waktu telah berlalu bertahun-tahun sampai akhirnya mengandung anak kedua kami. Dalam hati merenung sendiri, Ya Allah sampai mau lahir anak kedua pun mobil impian itu belum juga terwujud. Padahal sudah ngebayangin kalau nanti punya anak kedua sudah nyaman bawa anak-anak pakai mobil. Tapi kenyataanya, malah saat mau lahiran kira-kira dini hari jam 1 malam saya harus ke rumah sakit karena rasa mulas yang tak tertahankan, bingung mau pakai apa ke RS, taksi pangkalan sudah tidak ada yang mangkal jam segitu, taksi uber juga belum ada saat itu. Nekatlah pakai motor dibonceng suami dan papa saya mengikuti pakai motor juga dari belakang takut kenapa-napa. Ya Allah lindungilah kandungan ini hingga lahir. Alhamdulillah semuanya selamat dan lahirlah ke dunia seorang laki-laki bernama Gibran menambah kelengkapan keluarga kami.

Dua motor ini menemani kami kemanapun pergi sambil menanti saatnya mobil impian itu terwujud. Yang satu dibawa ayahnya kerja yang satu untuk antar jemput Nazma sekolah atau menemani saya pergi ke kantor Oriflame untuk ketemu downline atau prospek. Tak jarang dua motor ini untuk mengantar kami jalan-jalan berenam, saya, suami, Nazma, Gibran, Eyang dan Mayang. Nazma di motor sama eyangnya, Gibran sama saya dan suami. Kadang celotehan anak bikin hati kami tersentuh, “bunda naik motor kan ribet musti pake helm dan jaket apalagi kalau hujan, bunda aku udah gak cukup lagi kalau naik motor berempat bareng adek, bunda kapan beli mobil?” #nyesss. “Iya Nazma sabar ya ayah dan bunda sedang berjuang”.

motor kaminazma dan mayangbertiga naik motor

Lagi-lagi kami coba berafirmasi, nyicil sedikit-sedikit untuk bangun garasi. Belum ada mobilnya paling gak sudah kami siapkan dulu garasinya.

garasi sebelumgarasi sesudah

Sambil terus berproses, kami pun terus memantaskan diri untuk menjemput impian. Apapun akan kami lakukan selagi itu halal dan sanggup kami lakukan. Suami dengan segala usahanya kerja kantor sampai harus melamar pekerjaan lagi di tempat baru dengan harapan ada kenaikan pendapatan karena tanggungan kami bertambah untuk membiayai saya, 2 anak kami, kedua orang tua saya juga mertua. Saya pun di Oriflame tidak berdiam diri, apapun saya kerjakan dari mulai offline seperti sebar flyer, bazar, ketemu prospek, beauty demohome sharing dengan jaringan, training di kantor cabang dll. Lewat online pun saya kerjakan dengan sepenuh hati dan iklhas demi mimpi-mimpi yang ingin kami wujudkan. Meski pada kenyataannya ketika pundi-pundi itu mulai terkumpul sedikit demi sedikit, kami harus mengalah dengan ego kami sendiri, ternyata ada yang lebih membutuhkan dibanding nafsu  kami ingin segera impian terwujud. Kami relakan pundi-pundi yang sudah kami kumpulkan dipakai untuk menutupi kebutuhan lain yang sangat mendesak. Lagi-lagi kami harus bersabar, disaat rasanya sudah didepan mata. Ditambah kondisi jaringan yang belum stabil yang mengakibatkan bonus juga belum stabil, leader yang saya percayakan menghilang, downline melipir tanpa pesan, penolakan demi penolakan yang mengganggap remeh bisnis Oriflame, dll sudah jadi makanan sehari-hari, In Shaa Allah saya bisa lalui ini semua.

Suami yang selalu menguatkan saya “bun, beli mobil sih gampang, punya DP 10 juta juga bisa tapi inget bayar cicilannya sanggup gak? belum biaya servicenya, belum pajaknya, belum bensinnya, uang jajannya setiap kali jalan”. Huaah makin meleleh hati ini, sabar bun kita usaha lagi yaa, kuatin jaringannya, naik level lagi…” Ya ayah, bunda selalu terus berusaha..”

bazarsebar flyerbazar regencyhome sharingOOM

Terkadang saya suka baper aja kalau ada keluarga yang sakit gak bisa bantu anterin atau jenguk, apalagi kalau orang tua atau anak kurang sehat seringkali harus hujan dan kepanasaan menuju dokter. Pernah waktu itu mama saya harus terapi kakinya dan butuh tempuh jarak yang jauh untuk ke tempat terapi dan ditengah jalan motornya mogok, jauh dari mana-mana, bengkel juga jauh, saya jemput ke tempat kejadian pun tidak mungkin karena gak ada kendaraan lagi menuju kesana terpaksa mereka berdua papa dan mama saya mendorong motor sampai ketemu bengkel. Ya Allah, pingin nangis rasanya. Tak jarang ada undangan saudara di luar kota, cuma bisa kirim doa karena kami gak bisa pergi jauh-jauh solusinya ya sewa mobil klo pingin berangkat ke luar kota dan itu pun gak bisa mendadak, harus pesan jauh hari sebelumnya dan belum tentu ada mobilnya. Lagi-lagi harus menelan ludah, hanya bisa berdoa semoga Allah SWT selalu senantiasa memberikan limpahan rezeki, kesabaran, kemudahan, kesehatan juga keselamatan kepada kami untuk menjemput mimpi-mimpi kami.

Sampai akhirnya Allah memurahkan rezeki kami dan mengabulkan doa-doa kami, Alhamdulillah pundi-pundi itu pun mulai kami kumpulkan lagi demi bisa mewujudkan impian kami. Dan di tanggal 23 April 2016, tepat 7 tahun saya di Oriflame dan hampir 10 tahun pernikahan kami baru bisa terwujud impian ini. Mungkin bagi Anda yang membaca cerita ini, 10 tahun lama sekali untuk punya mobil. Tapi bagi kami ini penuh dengan perjuangan. Sejak menikah semua kami bangun dari nol, tidak ada tabungan, tidak ada sumbangan dari orang tua, jadi betul-betul kami perjuangkan dari bawah.  Mobil menurut kami merupakan kebutuhan tersier sehingga tidak begitu mendesak saat itu karena masih banyak tanggungan yang lebih penting dibanding punya mobil. Namun seiring waktu lama-lama kami butuh juga untuk memberikan kenyamanan dan kebahagiaan untuk anak-anak dan orang tua.

Terharu rasanya, bagai mimpi, benar gak sih mobil ini milik kami? Nazma yang gelisah menanti datangnya mobil impian yang kami tunggu bertahun-tahun setiap hari tanya “bunda kapan mobilnya dijemput? asik aku nanti gak kehujanan lagi, aku bisa ke rumah mbah kalau lebaran dan gak usah pake kereta ekonomi yang keras itu bangkunya, aku bisa ke rumah uut tiap saat, aku bisa jalan-jalan tiap minggu” Aiih Nazma banyak sekali maunya heheh..

Jpeg

our dream car

Selamat datang keluarga baru kami, di rumah kami yang mungil :) Terima kasih banyak Ya Allah atas segala karuniaMu yang tak terhingga dan sudah mempercayakan mobil ini ada dirumah kami. Semoga menjadi berkah dan bermanfaat buat kami. Ijinkan kami untuk terus bisa mewujudkan impian berikutnya.

welcome

Mohon maaf tulisan ini bukan bermaksud untuk pamer atau sombong tapi lebih kepada memotivasi Anda yang membaca tulisan saya wahai para pejuang impian keluarga. Jangan pernah menyerah dan meremehkan impian yang besar karena suatu saat nanti impian itu pasti akan terwujud. Manusia hanya bisa berencana, namun Allah SWT yang berhak menentukan. Yang jelas setiap rencana harus kita usahakan semaksimal mungkin, tanpa usaha sudah pasti tidak akan menjadi kenyataan.
Kalau kami bisa, Anda juga PASTI BISA. Di Oriflame d’BC Network Impian Anda tidak akan ditertawakan. Selamat berjuang para pejuang impian keluarga.  Karena setiap mimpi layak untuk diwujudkan #oriflamechangeslives #goDiamond
Mau impian Anda juga terwujud? Segera daftarkan diri Anda sekarang juga bersama ratusan ribu konsultan Oriflame yang sudah berhasil mewujudkan impiannya satu persatu. Dan kami salah satunya :)

sebelum dan sesudah

Salam dari Mantan Bunda Kantoran
Ratna Intan Mutiarasari
www.pastisuks3s.com

No related posts.

About Ratna Intan

Hi saya Ratna Intan, seorang ibu rumah tangga, mantan karyawati Swasta 8 tahun bekerja memilih resign karena ingin selalu berada dekat dengan buah hati. Menurut saya rezeki itu bisa datang darimana saja, dari rumah pun masih bisa menghasilkan. Terbukti saat ini saya sudah memiliki penghasilan 16-17jt/bln dari berbisnis d'BCN Oriflame. Impian saya adalah ingin membahagiakan orang-orang tercinta dan juga orang lain yang membutuhkan.

Speak Your Mind

*