Dukungan suami, memperlancar rezeki

dukungan suami, memperlancar rezeki

Entah lupa kapan pastinya yang jelas waktu saya bilang “Yah, bunda mau resign” tatapan wajahnya terlihat sepertinya kurang setuju 100%. Tapi dibalik hatinya mungkin mengiyakan agar istrinya ini bisa dirumah mengurus dan menemani anak yang waktu itu baru ada Nazma anak pertama kami.

Keputusan saya resign dan memilih Oriflame sebagai pengganti bekerja bukan perkara yang mudah karena perlu pertimbangan matang-matang sampai akhirnya mantap resign.

Mungkin ada yang bilang “sayang banget resign, emang Oriflame bisa jamin gitu? sudah punya kerjaan pasti kok ya pilih Oriflame yang gak pasti!” dalam hati cuma bisa nyengir dan ngelus dada aja, sabar sabar. In Shaa Allah akan saya buktikan kalau pilihan saya tidak main-main.

Sempat maju mundur waktu mau mengajukan surat resign, maklum dulu sempat bermimpi jadi wanita karir, dan inget gimana dulu berjuang melamar pekerjaan kesana kemari, ditolak, harus bersaing dengan ratusan pelamar memperebutkan satu pekerjaan. Tapi kembali saya diingatkan, rezeki itu datangnya dari Allah SWT bukan dari BOS. Klo ngitung pake matematika manusia mungkin gak cukup pemasukan untuk membayar semua kebutuhan rumah tangga kami kalau saya resign, karena kami masih ada cicilan rumah, biaya hidup sehari-hari, anak sekolah, dll. Tapi matematika Allah diluar dugaan. Alhamdulillah sejak saya resign malah suami diangkat jabatannya di kantor, di Oriflame pun saya naik level dan bonusnya.

Dari sana saya mulai YAKIN kalau rezeki itu datang dari Allah SWT buat orang-orang yang Optimis dan terus berusaha. Ternyata gak cuma saya yang bisa resign dari kantor, banyak juga leader Oriflame yang awalnya bekerja kantoran sekarang malah resign dan punya penghasilan dari rumah sambil urus anak. Bukan cuma itu saja, ada leader yang awalnya tidak bekerja sama sekali sejak menikah malah sejak ikut Orflame sekarang punya penghasilan dan punya karir seperti kerja kantoran padahal mereka belum ada pengalaman bekerja atau berbisnis.

Awalnya sih suami gak 100% dukung saya di Oriflame apalagi sejak dengar bonus level 3% saya cuma 29ribu hihi. Seiring waktu, dengan sabar dan tekun saya mengerjakan bisnis ini, lama-lama semakin melek mata suami saya ketika bonus yang saya dapatkan sudah menembus angka jutaan. Tiap bulan selalu pantau, “bun berapa sekarang bonusnya?” hihi..aaih suamiku mata duitan juga ternyata haha #piss ayah.

Sering saya temui prospek atau bahkan sudah menjadi member terkendala restu dari suami. “Saya pikir-pikir dulu ya mba, mau tanya suami dulu”, “saya ijin suami suami dulu ya mba, nanti saya hubungi mba lagi”, “suami saya gak bolehin mba karena buang-buang duit katanya”, dll. Kalau dulu saya jujur ikut Orflame gak bilang-bilang sama suami, karena Alhamdulillah kami saling percaya satu sama lain. Suami Anda melarang bisnis Oriflame mungkin karena takut Anda tidak fokus, takut cuma main-main atau ikut-ikutan, takut ngabisin duit, bahkan pernah loh saya temui suaminya cemburu karena istrinya jadi sering main facebook-an. Na’udzubillahimindzalik, semoga kita semua terhindar dari hal-hal demikian. Niatkan bisnis ini untuk membantu keluarga, saudara dan sesama.

Saya yakin pasti Anda pun sependapat sama saya, klo niat kita diawal sudah lurus, suami pasti ikut meridhoi 101% bahkan mendoakan kita setiap habis sholat, menemani kita disaat memprospek atau training baik offline dan online, membantu mengembangkan bisnisnya, ikut berfoto memegang Cash Award, malah sampai ngikut dorong koper dan ikut foto-foto narsis ketika dapat liburan dan menginap Gratis dari Oriflame. Mau kan? hehe… Bukannya suami malah jadi makin cintaaaaa tuh sama kita hihi..

Cuuungg angkat tangannya siapa yang sudah membahagiakan suaminya dari bonus Oriflame sekedar traktir makan atau belikan parfum Oriflame sebagai hadiah ulang tahun hehehe..

Tinggal saya serahkan kepada Anda wahai para suami, apakah Anda akan support apa yang dilakukan istri Anda 100% menjalankan bisnis Oriflame? atau justru sebaliknya? Dan saya tanya Anda wahai para istri, apakah Anda akan serius sungguh-sungguh menjalankan bisnis ini untuk membantu perekonomian keluarga? atau malah sebaliknya hanya iseng-iseng?

Semoga Allah SWT mengaruniakan kita pasangan yang saling support, baik akhlaknya, juga dekat dengan Tuhannya. Aamin

Silahkan di share artikel ini ke pasangan halal Anda agar bisnis ini menjadi berkah untuk keluarga. Aamiin

Salam dari Mantan Bunda Kantoran
Ratna Intan Mutiarasari
www.pastisuks3s.com

No related posts.

About Ratna Intan

Hi saya Ratna Intan, seorang ibu rumah tangga, mantan karyawati Swasta 8 tahun bekerja memilih resign karena ingin selalu berada dekat dengan buah hati. Menurut saya rezeki itu bisa datang darimana saja, dari rumah pun masih bisa menghasilkan. Terbukti saat ini saya sudah memiliki penghasilan 16-17jt/bln dari berbisnis d'BCN Oriflame. Impian saya adalah ingin membahagiakan orang-orang tercinta dan juga orang lain yang membutuhkan.

Speak Your Mind

*